Selama 23 tahun lalu, dunia menyaksikan bahwa Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) dengan memanfaatkan berbagai peralatan militer dan muqawama heroik telah memberi kekalahan berat kepada militer rezim Zionis.
Menurut laporan Tansmin News Sabtu (15/4/2023), laman Walla dalam laporannya mengutip sebuah sumber militer rezim Zionis menulis, Hizbullah selama beberapa tahun lalu mampu meningkatkan kemampuan militernya dan menunjukkan sisi lainya kepada Israel. Gerakan ini memiliki rudal canggih termasuk rudal pantai. Rudal ini menjadi ancaman sejati bagi anjungan gas dan kapal-kapal Israel.
Media Zionis ini menekankan, hal ini bersamaan dengan kekakhawatiran dinas keamanan Israel yang meyakini bahwa Iran, Hizbullah dan berbagai faksi Palestina memiliki program bersama untuk operasi militer melawan Israel dalam beberapa front.
Lama Walla seraya mengisyaratkan bahwa Menteri Perang Israel, Yoav Galant baru-baru ini menerima laporan mengenai upaya Hizbullah untuk meraih senjata laut canggih, mengungkapkan, Hizbullah juga berusaha untuk memiliki rudal darat ke udara untuk mengancam kapal rudal dan jet-jet tempur Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selama beberapa hari terakhir mengakui kelemahan rezim ini melawan kekuatan muqawama, dan meminta dihindari bentrokan dengan Hizbullah Lebanon, Hamas dan faksi muqawama lainnya. (MF)
342/